BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro mengatakan bahwa impor utama Kalteng berasal dari tiga negara ini.
"Impor utama Kalimantan Tengah pada April 2024 berasal dari Singapura sebesar US$1,36 juta, Jerman sebesar US$0,46 juta, dan Uni Emirat Arab sebesar US$0,34 juta," kata Eko pada Kamis, 27 Juni 2024.
Eko menjelaskan bahwa komoditas impor utama dari Singapura berupa aspal bitumen, dari Jerman berupa mesin ekstraktor minyak, dan komoditasi impor utama dari Uni Emirat Arab berupa mesin generator.
"Dibanding Maret 2024, terjadi penurunan nilai impor dari berbagai negara asal impor senilai US$5,61 juta atau turun 70,48 persen," tuturnya lagi.
Peningkatan nilai impor Kalimantan Tengah pada April 2024 kata Eko tercatat di berbagai negara asal impor, di antaranya seperti Singapura, Jerman, Uni Emirat Arab, Saudia Arabia, dan Brazil.
--page
"Dibanding bulan yang sama tahun lalu, secara umum terjadi pengurangan nilai impor sebesar US$3,58 juta atau turun 60,37 persen dari yang semula bernilai US$5,93 juta pada April 2023 menjadi US$2,35 juta pada April 2024," jelasnya.
Sebaliknya, lanjut Eko, bila ditinjau secara kumulatif, terjadi kenaikan nilai impor.
"Dapat dilihat pada periode Januari-April 2023 hanya US$15,44 juta menjadi sebesar US$28,81 juta atau naik 86,59 persen pada periode yang sama tahun 2024 ini," jelas Eko Marsoro.(TESTI PRISCILLA/H)









