PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aktivitas bongkar muatan impor melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah utamanya dilakukan melalui empat pelabuhan yakni di Pelabuhan Kumai, Pelabuhan Pulang Pisau, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Sampit.

"Pada April 2024, aktivitas bongkar muatan impor melalui pelabuhan di Kalteng utamanya dilakukan di Pelabuhan Kumai, Pelabuhan Pulang Pisau, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Sampit," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Kamis, 27 Juni 2024.

Bongkar muat komoditas impor Kalimantan Tengah dari negara mitra dagang selama April 2024 menurut Eko memang dilakukan melalui berbagai pelabuhan, baik yang terdapat di dalam Provinsi Kalimantan Tengah maupun luar Provinsi Kalimantan Tengah.

"Dibanding bulan sebelumnya, aktivitas bongkar muat impor di Pelabuhan Kumai mengalami kenaikan nilai tertinggi, yaitu sebesar US$1,02 juta sementara bulan Maret tidak ada," tuturnya.

Sebaliknya, lanjut Eko, nilai impor di Pelabuhan Sampit mengalami penurunan sebesar US$6,84 juta atau turun 99,42 persen.

--page

"Sementara itu, dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu, nilai impor melalui Pelabuhan Pulang Pisau mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar US$2,52 juta atau turun 78,75 persen," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/H)