PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Maret 2024, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Kalimantan Tengah diukur dengan Gini Ratio sebesar 0,301.

"Angka ini menurun 0,016 poin dibandingkan Gini Ratio Maret 2023 yang sebesar 0,317 dan menurun 0,018 poin dari Gini Ratio Maret 2022," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti menyampaikan berita resmi statistik pada Senin, 1 Juli 2024.

Gini Ratio di daerah perkotaan pada Maret 2024 tercatat 0,311, turun dibandingkan Gini Ratio Maret 2023 dan Maret 2022 yang masing-masing sebesar 0,335 dan 0,348.

"Gini Ratio di daerah perdesaan pada Maret 2024 tercatat 0,288, turun dibanding Gini Ratio Maret 2023 yang sebesar 0,298 dan turun dibanding Gini Ratio Maret 2022 sebesar 0,292," jelas Agnes.

Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, lanjut Agnes, distribusi pengeluaran pada kelompok 40 persen terbawah sebesar 21,91 persen.

--page

"Hal ini berarti pengeluaran penduduk pada Maret 2024 berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah," jelas Agnes.

Jika dirinci menurut wilayah, kata Agnes, di daerah perkotaan tercatat sebesar 20,75 persen dan untuk daerah perdesaan 22,88 persen yang juga berarti tergolong dalam kategori ketimpangan rendah. (TESTI PRISCILLA/Y)