BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng mencatat sektor makanan minuman dan tembakau menjadi komoditas yang memiliki andil terbesar dalam inflasi tahunan Kalteng.
“Secara tahunan, Provinsi Kalteng mengalami inflasi. Kelompok makanan, minuman dan tembakau memiliki andil terbesar terhadap inflasi tahunan Kalimantan Tengah yaitu sebesar 1,55 persen,” tutur Penjabat BPS Kalteng, Muhlis Ardiansyah saat rakor evaluasi TPID di Ruang Rapat Bajakah, pada pekan kedua Juli 2024.
Muhlis menyampaikan tingkat deflasi month-to-month (m-to-m) Provinsi Kalteng pada Juni 2024 sebesar 0,28 persen dan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) Juni 2024 sebesar 1,05 persen.
Sedangkan Kelompok makanan, minuman dan tembakau memiliki andil terbesar terhadap deflasi bulanan Kalteng yaitu sebesar 0,26 persen.
Sebagai informasi, komoditas dengan andil terbesar terhadap inflasi di Kalteng Tahun 2024 pada Januari yakni daging ayam ras, Februari yakni beras.
--page
Kemudian, Maret yakni beras, April yakni Daging Ayam Ras, Mei yakni Daging Ayam Ras dan Juni yakni Daging Ayam Ras.
Data menunjukan daging ayam ras menjadi komoditas yang paling sering menjadi penyumbang utama inflasi/deflasi di Kalteng selama tahun 2024. (HERMAWAN DP/H)









