PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa frekuensi penerbangan di Kalteng selama Mei 2024 menurun sebesar 12,70 persen dibanding April 2024, dari 1.307 penerbangan menjadi 1.141 penerbangan.

"Frekuensi penerbangan selama Mei 2024 lebih tinggi dibanding frekuensi penerbangan pada bulan yang sama tahun 2023, tetapi lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun 2022," kata Agnes pada Senin, 22 Juli 2024.

Penurunan frekuensi penerbangan ini menurut Agnes, diikuti dengan penurunan jumlah penumpang.

"Jumlah penumpang angkutan udara mengalami penurunan sebesar 14,93 persen, dari 123.819 orang pada April 2024 menjadi 105.328 orang pada Mei 2024," bebernya lagi.

Penurunan terbanyak berasal, lanjut Agnes, dari penumpang yang berangkat yaitu sebesar 25,49 persen, sedangkan penurunan dari penumpang yang datang sebesar 3,30 persen.

--page

"Volume arus barang yang menggunakan angkutan udara juga mengalami penurunan sebesar 5,69 persen," jelasnya lagi.

Penurunan ini berasal dari volume barang bagasi yang dimuat, katanya, yaitu sebesar 29,80 dan yang dibongkar sebesar 10,11 persen.

"Sementara volume barang bukan bagasi yang dimuat naik sebesar 13,21 persen dan yang dibongkar naik 3,94 persen," katanya lagi.

Dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, jelas Agnes, frekuensi penerbangan pada Mei 2024 mengalami peningkatan sebesar 3,63 persen, yaitu dari 1.101 penerbangan pada Mei 2023 menjadi 1.141 penerbangan pada Mei 2024. (TESTI PRISCILLA/j)