PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying jika menghadapi situasi inflasi.

"Kami imbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying saat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok," kata Agnes pada Jumat, 26 Juli 2024.

Menurut Agnes, kondisi pandemi dan fluktuasi harga dapat memicu kekhawatiran, tetapi penting bagi masyarakat semua untuk tetap tenang dan bijaksana dalam menghadapi situasi seperti ini.

"Ingatlah bahwa dengan bersama-sama menjaga ketenangan dan mengambil tindakan yang bijaksana, kita dapat mengatasi tantangan ekonomi dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat," tuturnya.

Terlebih saat ini kondisi pandemi sudah teratasi, katanya, sehingga yang perlu diantisipasi ialah ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.

--page

"Sekarang kita tinggal atur pola pembelian. Misalnya harga daging ayam lagi tinggi, bisa kita atasi dengan membeli yang lain dahulu misalnya telur atau ikan. Dengan begitu maka kondisi kenaikan harga pasti akan turun kembali," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)