BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa nilai tukar petani atau NTP pada tingkat peternak Kalteng mengalami kenaikan sebesar 0,67 persen.
"Subsektor peternakan mengalami kenaikan nilai tukar pada Juni 2024 sebesar 0,67 persen," kata Agnes pada Minggu, 28 Juli 2024.
Hal ini terjadi menurut Agnes karena pada tingkat peternak, indeks yang diterima petani atau It mengalami kenaikan cukup besar yakni 0,79 persen.
"Lebih tinggi dari kenaikan indeks yang dibayar atau Ib peternakan yang hanya sebesar 0,13 persen," tuturnya.
Kenaikan It pada Juni 2024 kata Agnes disebabkan oleh naiknya indeks harga pada dua kelompok, yakni kelompok ternak besar yakni sapi potong dan kerbau sebesar 5,65 persen dan kelompok ternak kecil yakni kambing sebesar 2,30 persen.
"Sebaliknya, penurunan justru terjadi pada dua kelompok lainnya, yakni kelompok unggas yakni ayam ras pedaging dan ayam kampung atau buras sebesar 1,46 persen dan kelompok hasil ternak yakni telur ayam ras sebesar 0,12 persen," jelas Agnes lagi.
--page
Sementara itu, Ib pada nilai tukar petani subsektor peternakan atau NTPT mengalami peningkatan sebesar 0,13 persen yang disebabkan oleh kenaikan dua indeks penyusunnya, yakni indeks kelompok KRT sebesar 0,01 persen dan indeks kelompok BPPBM sebesar 0,24 persen. (TESTI PRISCILLA/Y)









