BORNEONEWS, Palangka Raya - Nilai Tukar Petani Perikanan atau NTNP Kalimantan Tengah pada Juni 2024 terjadi kenaikan sebesar 0,52 persen.
"Hal ini disebabkan karena indeks yang diterima petani atau It perikanan mengalami kenaikan sebesar 0,53 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Minggu, 28 Juli 2024.
Kenaikan pada It ini menurut Agnes lebih tinggi dari kenaikan indeks yang dibayar atau Ib perikanan yang hanya sebesar 0,02 persen.
"Kenaikan It subsektor perikanan disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pada kelompok perikanan tangkap sebesar 0,53 persen," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, kelompok perikanan budidaya juga mengalami kenaikan sebesar 0,55 persen.
--page
"Indeks harga yang dibayar petani pada kelompok Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal atau BPPBM dominan dipengaruhi oleh pembelian tawas," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









