PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa nilai tukar nelayan atau NTN Kalteng pada Juni 2024 meningkat karena harga produksi yang juga naik.

"Pada Juni 2024, Nilai Tukar Nelayan atau NTN mengalami peningkatan sebesar 0,55 persen," kata Agnes pada Minggu, 28 Juli 2024.

Peningkatan ini katanya disebabkan karena kenaikan indeks yang diterima petani atau It sebesar 0,53 persen, sebaliknya indeks yang dibayar atau Ib perikanan tangkap justru mengalami penurunan sebesar 0,02 persen.

"Kenaikan It disebabkan oleh kenaikan indeks harga produksi pada semua kelompok, yakni kelompok penangkapan perairan umum yakni lais dan gabus atau haruan sebesar 0,65 persen dan kelompok penangkapan laut yakni rajungan dan sembilang sebesar 0,41 persen," bebernya.

Adapun penurunan Ib sebesar 0,02 persen, kata Agnes, didominasi oleh turunnya salah satu indeks penyusunnya yaitu, indeks kelompok KRT sebesar 0,04 persen.

--page

"Kenaikan It subsektor perikanan juga disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pada kelompok perikanan tangkap ini yakni sebesar 0,53 persen," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/Y)