BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok transportasi pada Juli 2024 Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,63 persen.
"Kelompok transportasi mengalami inflasi 0,63 persen atau terjadi peningkatan indeks dari 110,31 pada Juli 2023 menjadi 111,00 pada Juli 2024," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Senin, 5 Agustus 2024.
Subkelompok jasa pengiriman barang menurut Agnes mengalami inflasi y-on-y tertinggi, yaitu sebesar 9,72 persen.
"Sementara subkelompok jasa angkutan penumpang mengalami deflasi y-on-y tertinggi sebesar 2,43 persen," jelasnya lagi.
Kelompok ini, lanjutnya, pada Juli 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,06 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y adalah bensin sebesar 0,03 persen dan pelumas/oli mesin, biaya pengiriman barang, mobil, perbaikan ringan kendaraan, sepeda motor, solar, angkutan antar kota, dan sepeda sebesar 0,01 persen," beber Agnes lagi.
--page
Sementara komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi y-on-y, katanya lagi, adalah angkutan udara sebesar 0,04 persen.
"Kelompok ini pada Juli 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m sebesar 0,02 persen," jelasnya lagi.
Sementara komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m adalah perbaikan ringan kendaraan dan angkutan udara sebesar 0,01 persen.(TESTI PRISCILLA/Y)









