BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengeluarkan data garis kemiskinan naik sebesar 4,66 persen.
Yaitu, dari Rp.596.184 per kapita per bulan pada Maret 2023 menjadi Rp.623.954 per kapita per bulan pada Maret 2024. Distribusi garis kemiskinan Maret 2024 non makan 22,61 persen makanan 77, 39 persen.
Berkaitan dengan garis kemiskinan itu menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah Agnes Widiastuti, penduduk miskin di Kalteng pada Maret 2024 pun meningkat jika dibandingkan dengan Maret 2023.
Persentase penduduk miskin (PO) Kalteng Maret 2024 sebesar 5,17 persen. Jumlah penduduk miskin Maret 2024 sebesar 145,63 ribu orang, meningkat 0,6 persen poin perubahan terhadap persentase kemiskinan Maret 2023 (5,11 persen). Kemiskinan ini bertambah 3,46 ribu orang terhadap penduduk miskin Maret 2023 (142,17 ribu orang).
"Fenomena sosial ekonomi yang mempengaruhi kemiskinan Maret 2024, kondisi banjir di Kalteng pada Februari dan Maret. Tingkat partisipasi angka kerja atau TPAK turun, Februari 2024 sebesar 67,38 persen turun sebesar 0,93 persen dibanding 2023," ujarnya, Rabu, 14 Agustus 2024.
--page
Lanjutnya, pekerja setengah menganggur meningkat meskipun tingkat pengangur terbuka atau TPT turun, tetapi pekerja setengah menganggur meningkat 2,93 persen poin pada Februari 2024.
"Terjadi inflasi pada bulan Maret 2024 YoY sebesar 2,72 persen sementara itu ekonomi Kalteng triwulan 1 tahun 2024 tumbuh 5,01 persen YoY, serta puncak panen padi tidak terjadi pada bulan Maret 2024" bebernya. (MARINI/j)









