BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau berada pada peringkat 7 nasional untuk indeks Elektronifikasi Transaksi Daerah.
"Pemda Kabupaten Lamandau berada pada peringkat 7 nasional dalam kategori Kabupaten/Kota pada hasil skor Indeks Elektronifikasi Transaksi Daerah atau IETPD," kata Andri pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Berdasarkan hasil Indeks Elektronifikasi Transaksi Daerah atau IETPD Semester I 2024, lanjut Andri, seluruh Pemda di wilayah Kalimantan Tengah telah berada pada tahap Digital.
"Senangnya, pada penilaian Semester I 2024 ini terdapat 4 Pemda yang mengalami peningkatan dari yang sebelumnya berada pada tahap Maju menjadi Digital yaitu Kapuas, Murung Raya, Barito Utara, Seruyan," tuturnya lagi.
Keberhasilan dan capaian ini menurut Andri tentunya merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi bersama TP2DD yang terus berkomitmen untuk meningkatkan digitalisasi menuju Indonesia Maju.
--page
Sementara itu, Plh Staff Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ahmad Husain mengatakan bahwa Bank Indonesia Provinsi Kalteng telah melakukan berbagai inisiatif untuk digitalisasi keuangan ini, salah satunya pelaksanaan Borneo Digital Economy Creative Festival atau Borneo Decafest 2024 yang sedang berlangsung.
"Inisiatif ini tidak hanya menumbuhkan semangat masyarakat untuk bertransformasi menuju digitalisasi, tetapi juga menjadi contoh konkret peran bank sentral dalam mendukung visi digital daerah," tutur Husain.
Menurutnya, segala upaya yang mendukung proses percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemanfaatan teknologi digital menurutnya wajib untuk didukung bersama dengan baik.(TESTI PRISCILLA/Y)









