PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa nilai tukar petani peternakan atau NTPT pada subsektor peternakan mengalami penurunan nilai tukar pada Agustus 2024 sebesar 0,34 persen.

"Meskipun indeks harga yang dibayar petani atau Ib pada tingkat peternak mengalami penurunan yang cukup besar yakni sebesar 0,24 persen, tetapi penurunan It pada tingkat peternak lebih besar dari penurunan Ib-nya sebesar 0,58 persen," kata Agnes pada Senin, 16 September 2024.

Penurunan indeks harga hasil produksi pertanian atau It pada Agustus 2024 kata Agnes disebabkan oleh penurunan indeks harga pada beberapa kelompok penyusunnya.

"Penurunan indeks harga pada beberapa penyusunnya terjadi seperti pada kelompok ternak besar yakni sapi potong dan kerbau sebesar 0,63 persen," tutur Agnes lagi.

Selain itu, lanjut Agnes, kelompok ternak kecil seperti kambing sebesar 0,80 persen, dan kelompok unggas seperti ayam ras pedaging dan ayam kampung/buras sebesar 0,56 persen.

--page

"Sementara itu, kelompok hasil ternak itu cenderung stabil. Hasil ternak itu kan misalnya telur," bebernya lagi.

Penurunan Ib pada NTPT sebesar 0,24 persen kata Agnes didominasi oleh penurunan indeks kelompok KRT atau 0,58 persen. (TESTI PRISCILLA/j)