BORNEONEWS, Palangka Raya - Nilai Tukar Petani atau NTP di Kalimantan Tengah pada Januari-Agustus menggambarkan nilai yang terjadi selama tahun berjalan.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti menuturkan bahwa subsektor tanaman perkebunan rakyat memberi pengaruh terbesar pada NTP Kalteng.
"Secara umum, NTP Kalimantan Tengah selama tahun 2024 mengalami peningkatan, dari 121,24 pada Januari 2024 menjadi 125,72 pada Agustus 2024," kata Agnes pada Senin, 23 September 2024.
Kenaikan ini, kata Agnes, tidak lepas dari pengaruh NTP pada Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang nilai tukar subsektor ini merupakan yang terbesar di Kalimantan Tengah.
"Pada Agustus 2024, Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat tercatat memiliki NTP sebesar 146,53," tutur Agnes lagi.
--page
Nilai ini diikuti oleh Subsektor Hortikultura sebesar 103,90, katanya, Subsektor Peternakan sebesar 103,17, Subsektor Tanaman Pangan sebesar 99,70 dan Subsektor Perikanan sebesar 96,22. (TESTI PRISCILLA/Y)









