BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa selama Agustus 2024, hampir seluruh provinsi di Kalimantan mengalami kenaikan Nilai Tukar Petani atau NTP.
"Jadi hampir seluruh provinsi di Kalimantan mengalami kenaikan NTP yakni Kalimantan Barat sebesar 0,92 persen, Kalimantan Timur 0,76 persen, dan Kalimantan Tengah 0,50 persen," kata Agnes pada Senin, 23 September 2024.
Sementara itu, lanjutnya, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara mengalami penurunan NTP masing-masing sebesar 1,97 persen dan 0,04 persen.
"Berbeda dengan NTP, hampir seluruh provinsi di Pulau Kalimantan pada Agustus 2024 mengalami penurunan NTUP, kecuali Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur yang mengalami kenaikan NTUP masing-masing sebesar 0,90 persen dan 0,55 persen," tutur Agnes lagi.
Penurunan NTUP terbesar kata Agnes tercatat di Kalimantan Selatan sebesar 2,21 persen, sedangkan penurunan NTUP terkecil tercatat di Kalimantan Tengah sebesar 0,20 persen.
--page
"Secara nilai, NTP maupun NTUP tertinggi pada Agustus 2024 masih menjadi milik Kalimantan Barat, dengan NTP sebesar 155,21 dan NTUP 159,10," bebernya.
Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan NTP terendah sebesar 112,95, sedangkan NTUP terendah menjadi milik Kalimantan Selatan sebesar 114,01.
"Nilai tukar Kalimantan Tengah menempati urutan tertinggi ketiga se-Kalimantan, baik untuk NTP yang sebesar 125,72 maupun NTUP yang sebesar 128,65," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









