PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Konsumsi Rumah Tangga Petani merupakan salah satu komponen yang menggambarkan nilai yang dibayar oleh petani sehingga indeksnya atau IKRT.

"Dibanding bulan sebelumnya, IKRT Kalimantan Tengah pada Agustus 2024 mengalami penurunan sebesar 0,62 persen dari 126,25 menjadi 125,47," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Senin, 23 September 2024.

Penurunan ini menurutnya disebabkan oleh turunnya indeks harga pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang sebesar 1,22 persen, dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,05 persen.

"Secara tahun ke tahun, IKRT mengalami peningkatan sebesar 3,48 persen," katanya.

Peningkatan ini menurut Agnes utamanya didorong oleh peningkatan pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yakni sebesar 5,01 persen, kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,11 persen, kelompok pendidikan sebesar 3,93 persen, kelompok kesehatan sebesar 2,93 persen.

Lalu kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,86 persen, kelompok transportasi sebesar 2,62 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,55 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,00 persen.(TESTI PRISCILLA/H)