PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia atau BEI menyelenggarakan seminar edukasi keuangan dengan tema "Menuju Masa Depan Gemilang Melalui Investasi Saham".

Acara ini dihadiri oleh 325 mahasiswa yang hadir secara fisik di Aula Universitas Antakusuma, Pangkalan Bun.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Rektor dan Wakil Rektor 1 Universitas Antakusuma, Kepala Kantor Perwakilan BEI Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Antakusuma, Kepala GI BEI Universitas Antakusuma, Dekan Fakultas Ekonomi, serta perwakilan dari Phintraco Sekuritas.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, khususnya dalam sektor pasar modal," kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz dalam keterangan resminya pada Selasa, 1 Oktober 2024.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BEI Provinsi Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyanto Adiraja yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada OJK Kalimantan Tengah dan Universitas Antakusuma atas dukungan mereka dalam menyelenggarakan acara ini.

"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari penipuan di dunia digital," tutur Stephanus.

Penipuan dunia digital, lanjutnya, seperti pinjaman online ilegal, investasi ilegal, dan judi online ilegal, di tengah perkembangan teknologi digital yang sangat masif.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Antakusuma, Prof M Fatchurahman juga menyampaikan pentingnya edukasi keuangan bagi mahasiswa.

"Pemahaman yang baik tentang pasar modal akan membantu mahasiswa dalam mengambil keputusan investasi yang cerdas dan menghindari risiko finansial di masa depan," tutur Prof Fatchurahman.

Selain itu, menurutnya seminar ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para ahli di bidang pasar modal. Diskusi ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa tentang berbagai peluang investasi yang ada dan bagaimana cara memanfaatkannya secara optimal.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda di Kalimantan Tengah dapat meningkat, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih baik dalam pembangunan ekonomi daerah," katanya lagi.

OJK dan BEI berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang guna menciptakan generasi muda yang melek finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi global. (TESTI PRISCILLA/j)