PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada September 2024, kelompok pakaian dan alas kaki di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,55 persen.

Indeks harga kelompok ini meningkat dari 102,06 pada September 2023 menjadi 102,62 pada September 2024. Kenaikan ini mencerminkan adanya peningkatan harga dalam setahun terakhir.

"Seluruh subkelompok dalam kategori pakaian dan alas kaki mengalami inflasi y-on-y," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Subkelompok pakaian mencatat inflasi sebesar 0,58 persen, katanya, sementara subkelompok alas kaki mengalami inflasi sebesar 0,43 persen.

"Hal ini menunjukkan bahwa harga pakaian dan alas kaki di Kalimantan Tengah terus meningkat meskipun dalam persentase yang relatif kecil," katanya lagi.

Pada bulan September 2024, lanjut Agnes, kelompok pakaian dan alas kaki memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,02 persen terhadap total inflasi di Kalimantan Tengah. Meskipun kontribusinya kecil, kelompok ini tetap berperan dalam peningkatan indeks harga konsumen di wilayah tersebut.

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y dalam kelompok ini adalah ongkos jahit, yang menyumbang sebesar 0,01 persen," bebernya.

Kenaikan ongkos jahit ini juga menurutnya mencerminkan peningkatan biaya produksi dan jasa yang terkait dengan pakaian dan alas kaki.

Namun, pada bulan September 2024, kelompok pakaian dan alas kaki tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi month-to-month atau m-to-m.

"Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kenaikan harga tahunan, perubahan harga bulanan dalam kelompok ini relatif stabil," jelasnya.

Secara keseluruhan, lanjutnya, inflasi pada kelompok pakaian dan alas kaki di Kalimantan Tengah mencerminkan dinamika harga yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk biaya produksi dan permintaan konsumen.

"Meskipun kontribusinya terhadap inflasi keseluruhan kecil, kelompok ini tetap menjadi bagian penting dalam perhitungan indeks harga konsumen di wilayah tersebut," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)