BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat sedang melakukan pembangunan perkuatan tebing di Sungai Nyaharum Kota Kuala Kurun sebagai upaya pengendalian banjir.
"Kita ingin menormalisasi aliran sungai Nyaharum dan membuat pengaman tebing, sehingga saat hujan lebat dan air sungai meluap, diharapkan air tidak menggenangi jalan di sekitarnya," kata Pj Bupati Gunung Mas Herson B Aden, Selasa, 15 Oktober 2024.
Herson berharap tahun 2024 pekerjaan pembangunan perkuatan tebing tersebut bisa selesai sehingga ketika hujan lebat datang, air yang meluap bisa terkendali.
Sementara itu, Kepala DPU Gunung Mas Baryen menjelaskan bahwa pembangunan tersebut menjadi salah satu pengendalian banjir. Sebab biasanya ketika hujan lebat banjir yang terjadi di sekitar Sungai Nyaharum mencapai 20-40 sentimeter dan itu mengganggu.
"Rencana selanjutnya yakni menambah kapasitas box culvert di daerah Sungai Nyaharum, sebab ketika banjir bandang debit box culvert yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung luapan air," jelasnya.
--page
Lebih lanjut dijelaskan, pekerjaan perkuatan tebing sungai itu sumber anggarannya dari dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp1,4 miliar dan saat ini progresnya sudah 69 persen, ditargetkan akan selesai pada 15 Desember 2024. (RISKA YULYANA/Y)









