BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa frekuensi penerbangan di Kalimantan Tengah selama Agustus 2024 mengalami peningkatan sebesar 1,22 persen dibandingkan dengan Juli 2024.
Jumlah penerbangan meningkat dari 1.232 penerbangan pada Juli menjadi 1.247 penerbangan pada Agustus. Peningkatan ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan frekuensi penerbangan pada bulan yang sama di tahun 2023 dan 2022.
Namun, berbeda dengan peningkatan frekuensi penerbangan, jumlah penumpang angkutan udara pada Agustus 2024 justru mengalami penurunan. Agnes Widiastuti menjelaskan bahwa jumlah penumpang turun sebesar 6,86 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 129.116 orang menjadi 120.262 orang. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya jumlah penumpang yang datang sebesar 14,12 persen, meskipun jumlah penumpang yang berangkat mengalami kenaikan sebesar 1,47 persen.
Agnes Widiastuti menambahkan bahwa meskipun terjadi peningkatan dalam frekuensi penerbangan, penurunan jumlah penumpang ini perlu menjadi perhatian.
"Penurunan jumlah penumpang yang datang bisa jadi disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi dan kebijakan perjalanan," ujar Agnes pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Lebih lanjut, Agnes menyatakan bahwa peningkatan frekuensi penerbangan menunjukkan adanya permintaan yang stabil untuk layanan penerbangan di Kalimantan Tengah.
"Ini adalah indikasi positif bahwa sektor penerbangan di wilayah ini terus berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan transportasi udara masyarakat," tambahnya.
BPS Kalimantan Tengah akan terus memantau perkembangan ini dan melakukan analisis lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi tren ini.
"Kami akan terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa data yang kami kumpulkan akurat dan dapat digunakan untuk pengambilan kebijakan yang tepat," kata Agnes lagi.
Dengan adanya peningkatan frekuensi penerbangan dan penurunan jumlah penumpang, diharapkan pihak maskapai dan otoritas terkait dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang, serta mendorong lebih banyak orang untuk menggunakan transportasi udara di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)









