PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Agustus 2024 mencatat perubahan signifikan dalam dinamika transportasi laut di Kalimantan Tengah. Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, frekuensi kunjungan kapal mengalami penurunan sebesar 3,05 persen dibandingkan dengan Agustus 2023. Jumlah kunjungan kapal turun dari 755 menjadi 732 kunjungan.

"Penurunan ini juga tercermin dalam jumlah penumpang yang menggunakan jasa pelabuhan di Kalimantan Tengah," kata Agnes pada Senin, 21 Oktober 2024.

Jumlah penumpang yang datang dan berangkat mengalami penurunan sebesar 17,59 persen. Penurunan ini lebih rinci terlihat pada penumpang yang datang, yang turun sebesar 21,54 persen, dan penumpang yang berangkat, yang turun sebesar 13,54 persen.

Namun, di tengah penurunan tersebut, volume arus barang justru mengalami peningkatan yang signifikan. Volume arus barang pada Agustus 2024 meningkat sebesar 15,21 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan volume muat barang sebesar 17,22 persen dan volume bongkar barang sebesar 10,32 persen," bebernya.

Agnes Widiastuti menyoroti bahwa peningkatan volume arus barang ini menunjukkan adanya aktivitas perdagangan yang lebih tinggi di Kalimantan Tengah.

"Meskipun jumlah kunjungan kapal dan penumpang menurun, peningkatan volume arus barang mencerminkan adanya pertumbuhan ekonomi di sektor perdagangan dan logistik," jelasnya.

Penurunan jumlah penumpang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan pola perjalanan masyarakat dan kondisi ekonomi yang mempengaruhi daya beli.

"Kami akan terus memantau perkembangan ini dan melakukan analisis lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan jumlah penumpang," tambah Agnes.

Secara keseluruhan, data yang disampaikan oleh BPS Kalimantan Tengah memberikan gambaran yang beragam mengenai dinamika transportasi laut di wilayah tersebut. Meskipun terdapat penurunan dalam frekuensi kunjungan kapal dan jumlah penumpang, peningkatan volume arus barang menunjukkan adanya potensi pertumbuhan ekonomi yang positif di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/j)