BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung program yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan perlindungan sosial bagi tenaga kerja, baik di sektor formal maupun informal, termasuk pekerja konstruksi dan pekerja migran Indonesia.
“Program seperti ini menunjukkan kepedulian kita dalam menjaga kesejahteraan tenaga kerja yang menjadi tulang punggung pembangunan di Kotim,” kata Staf Ahli Bupati Kotim, Rusmiati, dalam acara Gala Beyond Universal Worker Coverage yang diselenggarakan di Sampit, Jumat, 15 November 2024.
Ia menekankan pentingnya peran BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kerja melalui berbagai program jaminan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan.
“Manfaat dari program ini sangat nyata dirasakan oleh tenaga kerja di wilayah kita. Ini menjadi bukti komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam mendukung kesejahteraan tenaga kerja sekaligus membantu program pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah daerah juga mengapresiasi upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam menyasar pekerja informal yang belum mendapatkan perlindungan sosial. Rusmiati berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.
Ia berharap, BPJS Ketenagakerjaan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan inovasi yang memudahkan akses bagi tenaga kerja. Pemerintah Kabupaten Kotim berkomitmen mendukung program-program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk perlindungan sosial untuk masa depan yang lebih baik.
Selain itu, acara ini juga diramaikan dengan Festival UMKM yang menghadirkan 10 peserta, memberikan peluang promosi bagi pelaku usaha lokal untuk menampilkan produk unggulan mereka. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sampit, Dwi Ari Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendukung perlindungan tenaga kerja, tetapi juga mempromosikan potensi ekonomi lokal.
“Kami bekerja sama dengan PT Telkom, Pos Indonesia, dan pemerintah daerah untuk memfasilitasi promosi UMKM. Acara ini juga menjadi ajang mencari talenta baru di bidang e-sports melalui Mobile Legends Tournament yang diikuti oleh 32 tim,” ujar Dwi. (DEWI PATMALASARI/H)









