BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa sejalan dengan frekuensi kunjungan, jumlah penumpang kapal di Kalimantan Tengah mengalami penurunan sebesar 3,56 persen pada September 2024 dibandingkan dengan Agustus 2024.
Jumlah penumpang turun dari 34.925 orang menjadi 33.681 orang.
"Penurunan ini terutama berasal dari jumlah penumpang berangkat yang turun sebesar 9,65 persen," kata Agnes pada Jumat, 29 November 2024.
Menurut Agnes, meskipun jumlah penumpang mengalami penurunan, volume arus barang justru mengalami peningkatan sebesar 2,35 persen. Volume arus barang naik dari 1,64 juta ton pada Agustus 2024 menjadi 1,68 juta ton pada September 2024.
"Peningkatan volume barang ini berasal dari volume muat barang yang naik sebesar 3,42 persen, sementara volume bongkar barang turun sebesar 0,40 persen," jelasnya.
Penurunan jumlah penumpang kapal ini mencerminkan adanya fluktuasi dalam aktivitas transportasi laut di Kalimantan Tengah.
"Penurunan ini perlu menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk meningkatkan kembali jumlah penumpang kapal," tambah Agnes.
Upaya kolaboratif antara pemerintah, operator kapal, dan pihak terkait lainnya sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini.
Sementara itu, peningkatan volume arus barang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pengiriman barang melalui jalur laut.
"Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," kata Agnes Widiastuti.
Peningkatan volume arus barang ini juga mencerminkan adanya permintaan yang tinggi terhadap pengiriman barang melalui jalur laut.
Agnes Widiastuti menambahkan bahwa penurunan jumlah penumpang dan peningkatan volume arus barang ini perlu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dan pihak terkait untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi laut di Kalimantan Tengah.
Evaluasi berkala dan penerapan strategi yang tepat diharapkan dapat mengatasi tantangan ini. Dengan adanya data ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan transportasi laut di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)









