BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok kesehatan di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 1,11 persen pada November 2024. Indeks harga konsumen atau IHK untuk kelompok ini meningkat dari 102,48 pada November 2023 menjadi 103,62 pada November 2024.
"Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan biaya pada beberapa layanan dan produk kesehatan," ujar Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Selasa, 3 Desember 2024.
Subkelompok yang mengalami inflasi y-on-y tertinggi adalah jasa kesehatan lainnya dengan kenaikan sebesar 8,49 persen.
"Kenaikan ini mencerminkan peningkatan tarif pada berbagai layanan kesehatan tambahan," jelas Agnes.
Sementara itu, subkelompok obat-obatan dan produk kesehatan mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,31 persen, menunjukkan penurunan harga pada beberapa produk kesehatan.
Kelompok kesehatan pada November 2024 memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,03 persen.
"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y adalah tarif rumah sakit sebesar 0,02 persen dan tarif check up sebesar 0,01 persen," kata Agnes.
Kenaikan tarif ini berkontribusi signifikan terhadap inflasi dalam kelompok kesehatan. Di sisi lain, komoditas yang dominan memberikan andil deflasi y-on-y adalah masker sebesar 0,01 persen.
"Penurunan harga masker memberikan kontribusi terhadap deflasi dalam kelompok ini," tambah Agnes.
Meskipun demikian, kontribusi deflasi dari komoditas ini tidak cukup besar untuk mengimbangi inflasi yang terjadi pada komoditas lainnya.
Pada November 2024, kelompok kesehatan tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi month-to-month atau m-to-m.
"Hal ini menunjukkan bahwa perubahan harga pada kelompok ini relatif stabil dalam jangka pendek," jelas Agnes.
Stabilitas ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat terhadap layanan dan produk kesehatan.
Dengan adanya laporan ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah semakin memahami dinamika inflasi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
"Kami berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang akurat dan relevan mengenai perkembangan harga di Kalimantan Tengah," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)









