PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan data statistik kepada masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya, BPS Provinsi Kalimantan Tengah memperkenalkan Huma Data, sebuah inovasi terbaru.

Huma Data dirancang untuk mempermudah akses terhadap berbagai jenis data statistik yang akurat, relevan, dan terpercaya. Karenanya Huma Data sangat mudah diakses hanya melalui Whatsapp di nomor +62 811-5216-200.

"Nama 'Huma' sendiri terinspirasi dari kata dalam Bahasa Dayak, yang melambangkan tempat berteduh dan berbagi," ujar Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti dalam

Sosialisasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral 2024 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BPSDM Kalteng, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Agnes menjelaskan bahwa filosofi di balik nama Huma adalah bahwa data adalah milik bersama untuk mendukung pembangunan.

"Kami berharap Huma Data dapat menjadi jembatan antara kebutuhan informasi masyarakat dengan sumber data yang valid dan transparan," tambahnya.

Dengan adanya Huma Data, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses data statistik yang dibutuhkan.

Huma Data menyediakan data yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti perencanaan pembangunan, penelitian, hingga evaluasi kebijakan.

"Data yang tersedia di Huma Data sangat beragam dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan," jelas Agnes.

Ia menekankan bahwa data yang akurat dan terpercaya sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat.

Selain itu, Huma Data juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan data statistik.

"Dengan Huma Data, kami ingin memastikan bahwa data yang disajikan dapat diakses oleh semua pihak dengan mudah dan transparan," kata Agnes.

Ia berharap inovasi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Agnes juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan Huma Data dalam berbagai kegiatan mereka.

"Kami mengundang masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memanfaatkan Huma Data dalam perencanaan, penelitian, dan evaluasi kebijakan," ujarnya.

Ia berharap Huma Data dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung pembangunan daerah.(TESTI PRISCILLA/H)