BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami deflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 0,02 persen pada November 2024. Indeks harga konsumen atau IHK untuk kelompok ini turun dari 99,72 pada November 2023 menjadi 99,70 pada November 2024. Penurunan ini menunjukkan adanya deflasi di sektor ini selama setahun terakhir.
Subkelompok yang mengalami deflasi y-on-y adalah subkelompok peralatan informasi dan komunikasi, dengan penurunan sebesar 0,37 persen. Penurunan ini mencerminkan turunnya harga peralatan informasi dan komunikasi di pasar.
"Penurunan harga ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk peningkatan efisiensi produksi dan persaingan pasar yang ketat," ujar Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti pada Minggu, 8 Desember 2024.
Di sisi lain, subkelompok layanan informasi dan komunikasi mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,04 persen. Kenaikan ini menunjukkan adanya peningkatan harga layanan informasi dan komunikasi.
"Kenaikan harga layanan ini mungkin disebabkan oleh peningkatan biaya operasional dan investasi dalam infrastruktur teknologi," tambah Agnes.
Meskipun ada perbedaan dalam subkelompok, secara keseluruhan, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi y-on-y dan inflasi month-to-month atau m-to-m di Provinsi Kalimantan Tengah pada November 2024.
"Kelompok ini memiliki dampak yang relatif kecil terhadap inflasi keseluruhan di provinsi ini," jelas Agnes.
Deflasi di sektor ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang kompleks.
"Penurunan harga peralatan informasi dan komunikasi dapat memberikan manfaat bagi konsumen, sementara kenaikan harga layanan informasi dan komunikasi mungkin mencerminkan peningkatan kualitas dan investasi di sektor ini," katanya.
Dengan adanya deflasi di sektor informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, diharapkan masyarakat dapat menikmati harga yang lebih terjangkau untuk peralatan informasi dan komunikasi.
"Kami berharap tren ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tutup Agnes. (TESTI PRISCILLA/H)









