BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau terus bersiap menggelar Karnaval Nusantara berbentuk Festival Hulu Aray 2016. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar 20 September 2016. Ini gelaran kali kedua yang digagas Pemkab Lamandau melalui Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Dinparsenibud) Lamandau. Festival Hulu Aray akan digelar dalam bentuk karnaval Nusantara dengan tema "Permainan Tradisional Pembentuk Karakter Anak".


Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi persiapan kegitan Karnaval Nusantara yang dihadiri sejumlah perwakilan dari SKPD, bertempat di Aula Setda Lamandau, Selasa (13/9/2016).


Sekretaris Dinparsenibud Lamandau, H. Gustoni, memaparkan Festival Hulu Aray Lamandau 2016, akan dikonsentrasikan untuk mengangkat aneka permainan tradisional khas anak-anak nusantara. Setiap peserta dituntut untuk didemonstrasikan permainan anak dalam bentuk penampilan/atraksi.


Pasalnya, kata Gustoni, festival Hulu Aray kali ini ditujukan untuk meningkatkan apresiasi terhadap potensi keragaman budaya serta terciptanya kreatifitas budaya bercirikan budaya nusantara.


Meskipun, pihak panitia kegiatan menitikberatkan agar para peserta festival nanti lebih mengangkat kembali permainan tradisional khas dayak khususnya has Lamandau yang kini dianggap sudah mulai diambang kepunahan.


Diketahui, untuk Festival Hulu Aray tersebut setidaknya ada empat kategori peserta yang akan terlibat mulai dari karnaval yang akan berlangsung dengan model arak-arakan dan menampilkan kostum-kostum khas daerah.


Antra lain, peserta yang merupakan kategori perwakilan seluruh kecamatan, peserta kategori perwakilan SKPD, peserta dari perwakilan Paguyuban, kerukunan, etnic yang ada di kabupaten Lamandau, serta kategori peserta dari kalangan pelajar.


"Khusus untuk peserta dari perwakilan etnic, paguyuban dan sejenisnya, peserta dipersilahkan untuk mendemontrasikan permainan atau kesenian khas daerah asalnya masing-masing. Namun, kepada semua peserta nantinya akan diminta semacam sinopsis untuk dapat dibacakan sekaligus memberi gambaran tentang tradisi atau permainan yang ditampilkan," katanya.


Sementara itu, saat memimpin rapat koordinasi, Assisten III Setda Lamandau, berharap agar persiapan untuk pelaksanaan festival Hulu Aray tersebut dapat terus dimatangkan pihak panitia, dalam hal ini Dinparsenibud Lamandau. Mengingat, kata dia, waktu pelaksanaan sudah tinggal sepekan lagi.


"Saya juga berpesan agar kegiatan ini tidak sekedar seremonial namun dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai salahsatu even yang menjadi icon daya tarik wisata di kabupaten Lamandau," pintanya. (HENDI NURFALAH/N).