BORNEONEWS, Tamiang Layang – Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) Yayasan Tangan Pengharapan Kabupaten Barito Timur menyalurkan 50 paket bantuan pendidikan kepada anak asuh di dua sekolah, Sabtu, 21 Desember 2024.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Tangan Pengharapan, Munita Mustika Dewi, didampingi sejumlah pengurus GN-OTA Yayasan Tangan Pengharapan.
“Kami menyalurkan 24 paket bantuan pendidikan di SD Negeri 3 Jaar Desa Gumpa dan 26 paket di SD Negeri Kandris Kecamatan Benua Lima,” kata Munita saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Munita menjelaskan bahwa paket bantuan pendidikan yang diberikan berisi sepatu, pakaian seragam, tas, buku tulis dan kaos kaki. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua siswa yang membutuhkan.
“GN-OTA Yayasan Tangan Pengharapan tidak sepenuhnya mengasuh anak-anak, tetapi kami memberikan bantuan pendidikan sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap bisa bersekolah,” tambahnya.
Siswa yang menerima bantuan adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu. Munita menegaskan bahwa yayasan ini bekerja berdasarkan prinsip inklusivitas tanpa memihak agama, suku atau golongan tertentu. Sebelum menyalurkan bantuan, pihak yayasan melakukan pendataan calon penerima melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah.
Kepala SD Negeri 3 Jaar, Ahmad, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Yayasan Tangan Pengharapan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu di sekolahnya.
“Bantuan ini berupa perlengkapan sekolah, sehingga sangat bermanfaat bagi siswa kami. Kami berharap pada tahun ajaran baru nanti Yayasan Tangan Pengharapan dapat kembali memberikan bantuan kepada siswa baru yang membutuhkan,” ungkap Ahmad.
Hal senada diungkapkan Kepala SD Negeri Kandris, Sunardi, yang juga berterima kasih atas perhatian Yayasan Tangan Pengharapan kepada siswa di sekolahnya.
“Anak-anak penerima bantuan ini memang berasal dari keluarga kurang mampu. Orang tua mereka bahkan menitipkan ucapan terima kasih atas bantuan yang sangat berarti ini,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2024, Yayasan Tangan Pengharapan telah menyalurkan total 442 paket bantuan pendidikan ke berbagai sekolah di Kabupaten Barito Timur. Inisiatif ini terus dilakukan sebagai bagian dari upaya yayasan dalam mendukung pendidikan anak-anak yang membutuhkan. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









