BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Desember 2024, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 5,17 persen.
"Hal ini menunjukkan peningkatan indeks dari 103,43 pada Desember 2023 menjadi 108,78 pada Desember 2024. Inflasi ini mencerminkan kenaikan harga yang signifikan dalam kelompok ini selama setahun terakhir," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Senin, 6 Januari 2025.
Sementara itu subkelompok perawatan pribadi lainnya menurut Agnes mencatat inflasi y-on-y tertinggi dalam kelompok ini, yaitu sebesar 18,39 persen. Kenaikan ini menunjukkan bahwa harga barang dan jasa dalam subkelompok ini mengalami lonjakan yang lebih tinggi dibandingkan subkelompok lainnya. Hal ini mungkin disebabkan oleh peningkatan permintaan atau biaya produksi yang lebih tinggi.
"Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,29 persen pada Desember 2024. Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y antara lain emas perhiasan sebesar 0,25 persen, serta pembalut wanita dan pasta gigi masing-masing sebesar 0,01 persen," katanya.
Kenaikan harga komoditas-komoditas ini berkontribusi signifikan terhadap inflasi dalam kelompok ini.
--page
Di sisi lain, terdapat komoditas yang memberikan andil deflasi y-on-y dalam kelompok ini, yaitu sabun mandi cair sebesar 0,01 persen. Penurunan harga sabun mandi cair ini membantu mengurangi tekanan inflasi dalam kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.
"Meskipun demikian, kontribusi deflasi ini tidak cukup besar untuk mengimbangi kenaikan harga komoditas lainnya," tuturnya.
Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga memberikan andil inflasi month-to-month atau m-to-m sebesar 0,01 persen pada Desember 2024. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi m-to-m adalah emas perhiasan sebesar 0,004 persen. Kenaikan harga emas perhiasan ini memberikan kontribusi kecil namun signifikan terhadap inflasi bulanan dalam kelompok ini.
"Secara keseluruhan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami tekanan inflasi yang cukup tinggi pada Desember 2024. Kenaikan harga komoditas-komoditas tertentu, terutama emas perhiasan, menjadi faktor utama yang mendorong inflasi dalam kelompok ini. Meskipun terdapat beberapa komoditas yang memberikan andil deflasi, kontribusinya tidak cukup besar untuk mengimbangi kenaikan harga secara keseluruhan," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









