BORNEONEWS, Palangka Raya - Tingkat penghunian kamar atau TPK hotel berbintang di Kalimantan Tengah selama November 2024 mencapai 60,93 persen, mengalami peningkatan sebesar 0,26 poin dibandingkan dengan Oktober 2024 yang tercatat 60,67 persen.
Sementara itu, TPK hotel non bintang selama November 2024 tercatat sebesar 24,77 persen, naik 0,43 poin dibandingkan dengan Oktober 2024 yang tercatat 24,34 persen. Peningkatan ini menunjukkan adanya peningkatan minat dan kunjungan wisatawan ke Kalimantan Tengah pada bulan tersebut.
"Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang pada November 2024 mengalami peningkatan sebesar 5,35 poin. Sementara itu, TPK hotel non bintang juga mengalami peningkatan sebesar 0,64 poin," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Rabu, 15 Januari 2025.
Hal ini menunjukkan adanya tren positif dalam tingkat hunian hotel di Kalimantan Tengah, yang dapat berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang pada November 2024 tercatat sebanyak 45.927 orang, mengalami penurunan sebesar 7,58 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
--page
Penurunan ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan musim atau adanya acara besar yang menarik wisatawan pada bulan sebelumnya. Meskipun demikian, jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang justru mengalami peningkatan.
"Pada November 2024, jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang tercatat sebanyak 71.730 orang, mengalami peningkatan sebesar 17,74 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya," jelas Agnes.
Peningkatan ini menunjukkan adanya minat yang tinggi dari wisatawan untuk menginap di hotel non bintang, yang mungkin menawarkan harga yang lebih terjangkau atau fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Secara keseluruhan, data ini menunjukkan adanya peningkatan dalam tingkat hunian hotel di Kalimantan Tengah pada November 2024, baik untuk hotel berbintang maupun non bintang. Peningkatan ini dapat berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah, serta menunjukkan adanya minat yang tinggi dari wisatawan untuk mengunjungi Kalimantan Tengah.
Dengan adanya peningkatan ini, diharapkan sektor pariwisata di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi perekonomian daerah. Pemerintah dan pelaku industri pariwisata dapat memanfaatkan data ini untuk merencanakan strategi yang lebih baik dalam menarik wisatawan dan meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan. (TESTI PRISCILLA/Y)









