BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada bulan November 2024, jumlah penumpang kapal mengalami penurunan sebesar 8,17 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
"Jumlah penumpang yang tercatat pada bulan Oktober 2024 adalah 32.951 orang, sedangkan pada bulan November 2024 jumlahnya menurun menjadi 30.260 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Kamis, 23 Januari 2025.
Penurunan ini menunjukkan adanya perubahan dalam pola perjalanan penumpang kapal selama periode tersebut. Penurunan jumlah penumpang kapal ini disebabkan oleh penurunan jumlah penumpang yang berangkat dan penumpang yang datang.
"Jumlah penumpang yang berangkat mengalami penurunan sebesar 16,79 persen, sementara jumlah penumpang yang datang hanya turun sebesar 0,32 persen," katanya.
Hal ini menunjukkan bahwa penurunan yang lebih signifikan terjadi pada penumpang yang berangkat dibandingkan dengan penumpang yang datang. Di sisi lain, volume arus barang yang diangkut melalui kapal justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
--page
"Pada bulan Oktober 2024, volume arus barang tercatat sebesar 1,82 juta ton, sedangkan pada bulan November 2024 meningkat menjadi 2,10 juta ton," tuturnya.
Peningkatan volume arus barang ini berasal dari peningkatan volume bongkar barang dan muat barang. Volume bongkar barang mengalami peningkatan sebesar 25,44 persen, sementara volume muat barang meningkat sebesar 12,24 persen.
"Secara keseluruhan, meskipun jumlah penumpang kapal mengalami penurunan, namun volume arus barang yang diangkut melalui kapal justru mengalami peningkatan," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/Y)









