BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Januari 2025, kelompok pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi year-on-year atau y-on-y sebesar 2,25 persen. Hal ini menunjukkan peningkatan indeks dari 104,10 pada Januari 2024 menjadi 106,44 pada Januari 2025. Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa inflasi ini mencerminkan kenaikan biaya pendidikan di berbagai jenjang.
"Subkelompok pendidikan lainnya mencatat inflasi y-on-y tertinggi sebesar 5,11 persen, sementara subkelompok pendidikan dasar dan anak usia dini mengalami inflasi terendah sebesar 0,83 persen," kata Agnes pada Selasa, 4 Februari 2025.
Agnes Widiastuti menjelaskan bahwa perbedaan tingkat inflasi ini disebabkan oleh variasi biaya yang terkait dengan masing-masing subkelompok pendidikan.
"Kelompok pendidikan secara keseluruhan memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,08 persen pada Januari 2025. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y antara lain sekolah menengah pertama, akademi/perguruan tinggi, dan bimbingan belajar, masing-masing sebesar 0,02 persen. Selain itu, taman kanak-kanak dan sekolah menengah atas masing-masing memberikan andil sebesar 0,01 persen," terang Agnes.
Agnes Widiastuti menambahkan bahwa meskipun kelompok pendidikan memberikan andil inflasi y-on-y yang signifikan, pada Januari 2025 kelompok ini tidak memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi month-to-month atau m-to-m. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan biaya pendidikan lebih terasa dalam jangka waktu tahunan dibandingkan bulanan.
--page
Menurut Kepala BPS Kalimantan Tengah, inflasi y-on-y yang terjadi pada kelompok pendidikan ini mencerminkan adanya peningkatan biaya yang harus ditanggung oleh masyarakat untuk mendapatkan layanan pendidikan.
"Kami akan terus memantau perkembangan ini dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat," ujar Agnes Widiastuti.
Secara keseluruhan, inflasi kelompok pendidikan di Kalimantan Tengah pada Januari 2025 menunjukkan adanya tekanan biaya yang meningkat di sektor pendidikan. BPS Kalimantan Tengah akan terus melakukan pemantauan dan analisis untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan inflasi di wilayah ini. (TESTI PRISCILLA/Y)









