BORNEONEWS, Palangka Raya - Total realisasi belanja pemerintah, baik pusat maupun daerah, di provinsi dan kabupaten/kota tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023. Seluruh jenis belanja mengalami kenaikan, mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Peningkatan ini mencakup belanja operasional hingga belanja modal, yang mencerminkan efisiensi pengelolaan anggaran oleh pemerintah.
"Perekonomian Kalimantan Tengah menunjukkan pertumbuhan yang stabil pada tahun 2024. Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB atas dasar harga berlaku, mencapai Rp222,9 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp118,7 triliun. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah tercatat tumbuh sebesar 4,46 persen pada tahun 2024, mencerminkan kenaikan di berbagai sektor," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Minggu, 9 Februari 2025.
Dari sisi produksi, sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,18 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 16,54 persen. Hal ini menunjukkan peran penting dari lembaga non-profit dalam mendukung perekonomian daerah.
"Ekonomi Kalimantan Tengah triwulan IV-2024 terhadap triwulan IV-2023 year-on-year mengalami pertumbuhan sebesar 4,43 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 13,75 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) juga mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 12,16 persen," katanya.
Pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2024 terhadap triwulan III-2024 quarter-to-quarter juga menunjukkan hasil yang positif, dengan pertumbuhan sebesar 8,29 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib yang mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 34,39 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 21,13 persen.
--page
"Secara spasial, struktur ekonomi Kalimantan pada tahun 2024 masih didominasi oleh Provinsi Kalimantan Timur yang memberikan kontribusi sebesar 47,29 persen. Provinsi Kalimantan Tengah berada di urutan keempat dengan kontribusi sebesar 12,28 persen. Dominasi Kalimantan Timur menunjukkan adanya disparitas ekonomi yang cukup signifikan di Pulau Kalimantan, meskipun Kalimantan Tengah terus berusaha meningkatkan kontribusinya dalam perekonomian regional," terang Agnes. (TESTI PRISCILLA/Y)









