PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, melaporkan perkembangan inflasi sub-sektor pakaian dan alas kaki di Kalimantan Tengah untuk bulan Februari 2025.

Agnes mengungkapkan bahwa kelompok pakaian dan alas kaki di provinsi ini mengalami inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 0,89 persen. Indeks harga meningkat dari 102,34 pada Februari 2024 menjadi 103,25 pada Februari 2025. Namun, terdapat perbedaan dalam kontribusi inflasi antara subkelompok pakaian dan alas kaki.

Subkelompok pakaian mencatat inflasi y-on-y sebesar 1,13 persen, menunjukkan kenaikan harga yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, subkelompok alas kaki mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,10 persen, menunjukkan penurunan harga.

"Kontribusi inflasi y-on-y dari kelompok pakaian dan alas kaki pada Februari 2025 tercatat sebesar 0,04 persen. Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y antara lain daster, ongkos jahit, dan ongkos binatu/laundry, masing-masing sebesar 0,01 persen," ujar Agnes pada Kamis, 6 Maret 2025.

Pada skala month-to-month (m-to-m), kelompok ini menyumbang inflasi sebesar 0,01 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi m-to-m adalah ongkos binatu/laundry, juga sebesar 0,01 persen.

--page

"Secara keseluruhan, perkembangan indeks harga kelompok pakaian dan alas kaki di Kalimantan Tengah pada Februari 2025 mencerminkan dinamika harga yang bervariasi antara subkelompoknya," pungkas Agnes. (TESTI PRISCILLA/Y)