BORNEONEWS, Sampit - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rody Kamislam mengungkapkan sarana transportasi umum menjadi prioritas pihaknya dalam pengamanan arus mudik Lebaran.
"Seperti Pelabuhan Sampit dan Bandara Haji Asan Sampit. Itu menjadi prioritas utama kami selama momen libur Lebaran ini," katanya, Senin, 24 Maret 2025.
Pengamanan tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Diketahui, arus mudik Lebaran sudah dimulai sejak 21 Maret 2025 lalu. Telah ada ribuan warga Kotim yang mudik, baik itu melalui jalur laut, udara dan darat. Namun lonjakan pemudik diprediksi akan terjadi pada mulai hari ini hingga 28 Maret 2025.
"Kami juga akan mendirikan posko khusus di Terminal Patih Rumbi untuk mengawasi arus mudik maupun balik," ucapnya.
Ia menyebut Dishub Kotim mengerahkan 50 dari 103 personel yange ada. Mereka untuk membantu pengamanan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025.
"Personel kami itu ada 103 orang. Yang diturunkan membantu itu separuhnya, jadi sekitar 50 orang," sebutnya.
Penempatan personel Dishub Kotim dikoordinasikan dengan Polres Kotim yang menjalankan Operasi Ketupat Telabang 2025. Mereka disebar di sejumlah titik, terutama bergabung dengan tim terpadu di pos pengamanan dan pos pelayanan.
"Kalau nantinya eskalasi di lapangan memerlukan tambahan personel, tentu kami siap menurunkan personel tambahan sesuai kebutuhan. Untuk sementara yang diturunkan adalah separuh kekuatan personel kami dulu," jelas Rody. (DEVIANA/j)









