BORNEONEWS, Sampit – Menjelang libur Lebaran, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tengah mempersiapkan pengamanan di berbagai objek wisata. Pantai Ujung Pandaran, yang terletak sekitar 90 kilometer dari Sampit, diperkirakan akan menjadi destinasi terpadat. Antisipasi kemacetan menjadi fokus utama.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, Rody Kamislam, menjelaskan bahwa pengamanan objek wisata secara keseluruhan menjadi tanggung jawab Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Namun, Dishub siap memberikan dukungan, terutama dalam hal pengaturan lalu lintas.
"Pengamanan di objek wisata itu tugas pokoknya Disbudpar. Tapi kalau memang dibutuhkan, khususnya untuk pengaturan arus lalu lintas, kita siap menurunkan personel untuk membantu," ujar Rody Kamislam, Senin, 24 Maret 2025.
Ia menambahkan bahwa Pantai Ujung Pandaran biasanya mengalami kepadatan pengunjung yang signifikan selama libur Lebaran, berpotensi menimbulkan kemacetan. Oleh karena itu, kehadiran personel Dishub dalam tim gabungan dinilai penting untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
"Harapannya, dengan adanya pengaturan lalu lintas yang baik, masyarakat dapat menikmati perjalanan dan liburan dengan nyaman," imbuhnya.
Rody menjelaskan mekanisme kerja sama antar dinas. Biasanya, Disbudpar akan mengajukan permintaan bantuan secara resmi kepada dinas teknis terkait, termasuk Dishub.
"Biasanya mereka ada koordinasi dan bersurat. Intinya kita bergerak atas dasar permintaan dan kalau memang membutuhkan personel Dishub hadir di sana, maka kita juga siap membantu," tegas Rody Kamislam.
Koordinasi dan kesiapan antar instansi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kotim selama libur Lebaran. (DEVIANA/J)









