SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polres Kotawaringin Timur melakun ramp chek untuk armada yang digunakan masyarakat mudik, khususnya bus untuk angkutan Lebaran.

"Ini menindaklanjut surat edaran dari Kementerian Perhubungan yang dilaksanakan secara terpadu di lapangan. Kami bersama Satlantas Polres Kotim dan dibantu Dinas Kesehatan dalam kegiatan mas," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Rody Kamislam, Senin, 24 Maret 2025.

Ia mengungkapkan ramp check yang dilakukan pada bus-bus masuk ke Terminal Patih Rumbih itu bertujuan untuk memastikan kelayakan kendaraan dan keselamatan penumpang selama mudik Lebaran.  

"Jadi bus yang masuk ke terminal kita itu yang dilakukan ramp chek, meskipun di Palangka Raya dan Pangkalan Bun sudah dicek," ungkapnya. 

Kegiatan ini selain difokuskan pada kondisi teknis bus, mulai dari rem, ban, lampu, hingga kelengkapan surat-surat kendaraan juga keadaan driver bus. 

"Jadi tidak hanya kendaraan tapi juga terhadap drivernya dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan dari Dinkes. Ini untuk memastikan kendaraan dan driver dalam kondisi prima," terangnya. 

Ramp chek akan dilakukan secara rutin mulai dari H-7 sampai dengan usai Lebaran Idulfitri. Setidaknya akan ada 30 bus yang dilakukan ramp chek. 

"Seperti hari ini target kami ada 30 unit bus yang dilakukan ramp chek. Itu kami lakukan dari siang pukul 13.00-00.00 WIB. 

 Dalam ramp check tersebut, petugas gabungan dari Dishub dan Lantas Kotim memeriksa sejumlah bus yang akan digunakan untuk angkutan Lebaran. Bus-bus yang ditemukan tidak memenuhi standar kelayakan akan diberikan teguran dan diminta untuk memperbaiki kekurangan sebelum beroperasi.

Petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi bus agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas.

"Hasil sementara ini semua kondisi bus laik. Namun kami akan menggu bus selanjutnya hingga pukul 00.00 nanti. Kami harap semua laik, sehingga masayarakat dapat mudik dengan nyaman dan aman," harapnya. (DEVIANA/j)