SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit –  Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang.  

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Rody Kamislam, mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir.

"Prediksi lonjakan penumpang terbesar diperkirakan terjadi pada tanggal 26 dan Maret," katanya, Selasa, 25 Maret 2025.

Ia menyebut diperkirakan jumlah penumpang akan mengalami kenaikan sekitar 10-15 persen pada mudik Lebaran tahun 2025 ini. 

Rody menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang ini dipengaruhi oleh adanya program mudik gratis yang diselenggarakan oleh beberapa PO bus di Provinsi Kalimantan Tengah.  Meskipun Kotim hanya menjadi tempat transit,  namun hal ini tetap memberikan dampak pada peningkatan jumlah penumpang yang melalui wilayah tersebut.  

--page

Diungkapkan, mulai 21 Maret 2025 hingga saat ini telah ada 2180 transit, 373 masyarakat yang turun  dan 225 yang naik ke bus dari Terminal Patih Rumbih. 

"Kotim memang hanya menjadi tempat transit, agennya ada di Palangka Raya dan Pangkalan Bun. Namun,  program mudik gratis ini tetap berkontribusi terhadap peningkatan jumlah penumpang yang melewati Kotim," ujarnya. 

Dinas Perhubungan Kotim menyatakan telah bersiap menghadapi lonjakan penumpang ini dengan melakukan berbagai antisipasi, termasuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan para penumpang seperti ramp chek armada transportasi bus. (DEVIANA/Y)