PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama Januari 2025, jumlah penumpang angkutan udara di seluruh bandara di Kalimantan Tengah mengalami penurunan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa penurunan ini terjadi di hampir semua bandara utama.

“Di Bandara H Asan Sampit, jumlah penumpang turun sebesar 18,45 persen, dari 13.072 orang pada Desember 2024 menjadi 10.660 orang pada Januari 2025. Kondisi serupa terjadi di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya yang mengalami penurunan sebesar 12,04 persen, dari 73.224 orang menjadi 64.407 orang,“ kata Agnes pada Rabu, 25 Maret 2025.

Bandara Iskandar Pangkalan Bun juga menurut Agnes mencatat penurunan jumlah penumpang sebesar 6,90 persen, dari 42.983 orang menjadi 40.016 orang.

“Sementara itu, penurunan paling drastis terjadi di kategori bandara lainnya yang mencapai 16,67 persen, dari 4.888 orang menjadi 4.073 orang,“ katanya.

Agnes Widiastuti menekankan bahwa penurunan jumlah penumpang ini perlu ditinjau lebih lanjut untuk mengetahui faktor penyebabnya.

"Kami akan terus memonitor perkembangan ini dan berupaya memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat untuk mendukung sektor transportasi udara," ujarnya. (TESTI PRISCILLA/H)