PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi yang signifikan pada Maret 2025.

"Inflasi year-on-year atau y-on-y mencapai 7,28 persen, dengan kenaikan indeks dari 103,96 pada Maret 2024 menjadi 111,53 pada periode yang sama tahun ini," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti pada Kamis, 10 April 2025.

Subkelompok perawatan pribadi lainnya mencatat inflasi y-on-y tertinggi, dengan angka mencapai 24,37 persen.

Kenaikan signifikan ini menunjukkan lonjakan harga yang besar pada beberapa komoditas dalam subkelompok tersebut. Hal ini menjadi perhatian utama bagi pengamat ekonomi dan masyarakat Kalimantan Tengah.

"Kelompok ini memberikan andil inflasi y-on-y sebesar 0,40 persen pada Maret 2025. Emas perhiasan menjadi komoditas yang paling dominan dalam kontribusi inflasi y-on-y, dengan andil sebesar 0,33 persen," tutur Agnes lagi.

Selain itu, sejumlah produk lainnya seperti pasta gigi, sabun mandi, popok bayi sekali pakai, pembalut wanita, krim wajah, deodorant, dan sabun wajah masing-masing menyumbang 0,01 persen.

--page

"Pada inflasi month-to-month atau m-to-m, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya memberikan andil sebesar 0,05 persen pada Maret 2025," katanya.

Emas perhiasan kembali menjadi komoditas utama dengan kontribusi sebesar 0,04 persen. Hal ini menunjukkan konsistensi dampak emas perhiasan dalam pola inflasi bulanan.

Pergerakan harga pada kelompok ini menjadi indikator penting dalam memahami tekanan inflasi di Kalimantan Tengah. Komoditas seperti emas perhiasan dan kebutuhan sehari-hari lainnya menjadi penentu dalam tren inflasi kelompok ini. Hal ini menegaskan pentingnya pengawasan terhadap harga-harga komoditas utama. (TESTI PRISCILLA/Y)