PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ekspor Kalimantan Tengah pada Februari 2025 sepenuhnya berasal dari komoditas non-migas dengan nilai mencapai US$302,54 juta, menunjukkan peningkatan 1,73 persen dibanding Januari 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti, menjelaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi daerah terhadap sektor energi tradisional.

"Namun, total volume ekspor justru mengalami penurunan 2,42 persen dibanding bulan sebelumnya, mengindikasikan adanya tantangan dalam jumlah produksi atau distribusi," kata Agnes pada Minggu, 27 April 2025.

Komoditas tambang, terutama batu bara dan bijih zirconium, menurut Agnes masih menjadi tulang punggung ekspor, menyumbang 75,53 persen dari total nilai.

Agnes Widiastuti menekankan pentingnya menjaga kualitas produk tambang agar tetap kompetitif di pasar internasional.

--page

"Karena komoditas tambang, terutama batu bara dan bijih zirconium masih menjadi tulang punggung ekspor maka penting untuk menjaga kualitasnya," terangnya. (TESTI PRISCILLA/Y)