BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat konsentrasi aktivitas angkutan laut di wilayah ini selama bulan Februari 2025. Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa mayoritas aktivitas penumpang angkutan laut terkonsentrasi di Pelabuhan Kumai, Kotawaringin Barat, dengan kontribusi sebesar 76,98 persen.
"Mayoritas aktivitas penumpang angkutan laut terkonsentrasi di Pelabuhan Kumai, Kotawaringin Barat, dengan kontribusi sebesar 76,98 persen," kata Agnes pada Senin, 28 April 2025.
Sebaliknya, untuk arus barang, lanjuta Agnes, Pelabuhan Sampit di Kotawaringin Timur mendominasi. "Sebanyak 56,06 persen dari total arus barang di Kalimantan Tengah selama Februari 2025 terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit. Hal ini menunjukkan peran strategis pelabuhan ini dalam distribusi logistik di wilayah kita," terangnya.
Adanya dominasi Pelabuhan Kumai dan Pelabuhan Sampit ini mencerminkan pola transportasi laut yang unik di Kalimantan Tengah. Kumai menjadi pusat aktivitas penumpang, sedangkan Sampit menjadi jalur utama pengangkutan barang.
“Data ini sangat penting untuk perencanaan ke depan dalam meningkatkan efisiensi transportasi laut di provinsi kita,” tambah Agnes.
--page
Selain itu, jumlah penumpang angkutan laut selama Februari 2025 menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu turun sebesar 12,18 persen dari 30.446 menjadi 26.738 orang. Namun, volume barang yang diangkut mengalami kenaikan sebesar 2,89 persen, dari 1,83 juta ton menjadi 1,88 juta ton. (TESTI PRISCILLA/Y)









