BORNEONEWS, Palangka Raya - Tingkat Penghunian Kamar atau TPK hotel berbintang di Kalimantan Tengah menunjukkan peningkatan signifikan pada Februari 2025.
"TPK pada bulan Januari 2025 tercatat sebesar 40,30 persen, sedangkan pada Februari 2025 meningkat menjadi 46,79 persen, atau naik sebesar 6,49 poin," kata Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Selasa, 29 April 2025.
Agnes menjelaskan bahwa peningkatan ini sebagian besar terlihat pada beberapa klasifikasi hotel berbintang.
"Hotel bintang satu mencatat kenaikan sebesar 5,23 poin, sementara hotel bintang tiga, empat, dan lima masing-masing mengalami peningkatan sebesar 10,21 poin, 6,05 poin, dan 36,10 poin," ujar Agnes.
Namun, terdapat penurunan pada hotel bintang dua sebesar 5,28 poin. Berdasarkan data BPS, peningkatan TPK ini juga menjadi indikator positif bagi industri pariwisata Kalimantan Tengah.
"Tren peningkatan TPK ini menunjukkan semakin banyaknya wisatawan yang memilih akomodasi berbintang di wilayah kita. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi sektor ekonomi lokal," tambah Agnes.
Di sisi lain, beberapa tantangan tetap ada, terutama pada klasifikasi hotel tertentu. Penurunan TPK pada hotel bintang dua menjadi salah satu perhatian.
"Kami perlu mencari tahu lebih dalam faktor-faktor apa yang memengaruhi penurunan ini, sehingga bisa ditangani dengan strategi yang tepat," terang Agnes. (TESTI PRISCILLA/H)









