BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalimantan Tengah terus menunjukkan perbaikan dalam ketimpangan gender selama tujuh tahun terakhir, meskipun masih terdapat tantangan dalam sektor pendidikan dan legislatif.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa Indeks Ketimpangan Gender atau IKG provinsi ini telah menurun sebesar 0,016 poin sejak 2018 hingga 2024, atau rata-rata 0,003 poin per tahun. Penurunan ini menandakan adanya penyempitan ketimpangan gender secara bertahap.
"Salah satu aspek penting dalam kesetaraan gender adalah akses pendidikan," kata Agnes pada Selasa, 6 Mei 2025.
Berdasarkan data terbaru, persentase penduduk laki-laki dengan pendidikan SMA ke atas mengalami peningkatan sebesar 0,73 persen poin dari tahun sebelumnya, mencapai 35,13 persen.
"Sebaliknya, persentase penduduk perempuan dengan tingkat pendidikan yang sama mengalami penurunan sebesar 0,56 persen poin, menjadi 30,30 persen. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam peningkatan akses pendidikan bagi perempuan," tegas Agnes.
Selain itu, representasi perempuan di sektor legislatif juga mengalami penurunan. Data menunjukkan bahwa persentase anggota legislatif laki-laki meningkat sebesar 8,89 persen poin dibandingkan tahun 2023, mencapai 80,00 persen.
"Di sisi lain, jumlah perempuan di legislatif turun menjadi 20,00 persen. Penurunan ini memperlihatkan perlunya upaya lebih besar dalam mendorong partisipasi perempuan di bidang politik dan pemerintahan," tuturnya.
Meski menghadapi tantangan dalam pendidikan dan legislatif, tren jangka panjang menunjukkan perkembangan positif dalam kesetaraan gender di Kalimantan Tengah. Agnes Widiastuti menegaskan bahwa keberlanjutan kebijakan dan program yang berfokus pada kesetaraan gender perlu terus dilakukan untuk memastikan tren positif ini tetap berlanjut.
Dengan langkah-langkah strategis dan dukungan kebijakan yang tepat, diharapkan ketimpangan gender di Kalimantan Tengah dapat terus menyempit. Komitmen bersama dari pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan kesetaraan gender yang lebih baik di berbagai sektor kehidupan. (TESTI PRISCILLA/H)









