BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalimantan Tengah mengalami peningkatan jumlah angkatan kerja berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional atau Sakernas Februari 2025. Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa jumlah angkatan kerja tercatat sebanyak 1.498,19 ribu orang, meningkat 65,85 ribu orang dibandingkan Februari 2024.
Peningkatan ini juga diiringi dengan naiknya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau TPAK sebesar 2,07 persen poin dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak penduduk usia kerja yang terlibat dalam kegiatan ekonomi, baik dalam bentuk bekerja maupun mencari pekerjaan.
Menurut Agnes, peningkatan TPAK merupakan indikasi positif bagi ekonomi daerah, karena menunjukkan bahwa lebih banyak masyarakat yang aktif berkontribusi dalam perekonomian.
"Meningkatnya partisipasi angkatan kerja mencerminkan peluang ekonomi yang semakin terbuka di Kalimantan Tengah," kata Agnes pada Rabu, 14 Mei 2025.
Meski demikian, meningkatnya jumlah tenaga kerja juga perlu diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, sehingga tenaga kerja yang bertambah dapat terserap dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
--page
Dengan tren peningkatan partisipasi tenaga kerja ini, berbagai pihak diharapkan dapat bersinergi dalam menciptakan peluang ekonomi baru.
"Kita perlu memastikan bahwa pertumbuhan ini berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat," tutur Agnes. (TESTI PRISCILLA/y)









