PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mengumumkan data terbaru mengenai Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT di wilayah tersebut.

“Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional atau Sakernas Februari 2025, tercatat bahwa TPT laki-laki mencapai 3,47 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan TPT perempuan yang sebesar 3,48 persen,“ kata Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Jumat, 16 Mei 2025.

Agnes menjelaskan bahwa angka ini menunjukkan adanya perbedaan kecil dalam tingkat pengangguran berdasarkan jenis kelamin.

“TPT laki-laki mengalami kenaikan sebesar 0,19 persen poin dibandingkan Februari 2024, sedangkan TPT perempuan justru mengalami penurunan signifikan hingga 0,92 persen poin,” ungkap Agnes.

Tren penurunan TPT perempuan menjadi perhatian tersendiri karena mencerminkan adanya peningkatan kesempatan kerja bagi wanita di berbagai sektor. Sementara itu, kenaikan TPT laki-laki menunjukkan bahwa masih terdapat tantangan dalam penyerapan tenaga kerja pria di beberapa bidang pekerjaan.

Agnes menambahkan bahwa secara keseluruhan, TPT Kalimantan Tengah mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perubahan ini mencakup pertumbuhan ekonomi daerah, kebijakan ketenagakerjaan, serta dinamika pasar kerja yang terus berkembang.

--page

“Dalam upaya untuk terus menekan angka pengangguran, pemerintah daerah bersama sektor industri dan akademisi diharapkan dapat memperkuat program pelatihan kerja serta membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan,“ katanya.

BPS Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan ketenagakerjaan di wilayah ini guna menyediakan data yang akurat bagi pemangku kepentingan dalam perumusan kebijakan ekonomi dan sosial ke depan. (TESTI PRISCILLA/Y)