BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Abdurrahman menyebut masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat disebabkan oleh banyak faktor antara lain oleh faktor lingkungan.
"Termasuk faktor dari sosial, ekonomi dan budaya juga perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan, keadaan demografi dan faktor keturunan," katanya, Senin, 19 Mei 2025.
Ia mengungkapkan untuk memecahkan masalah kesehatan dibutuhkan kerjasama antar sektor kesehatan dengan sektor-sektor lain yang terkait.
Untuk menumbuhkan semangat kerjasama lintas sektor yang terkait dalam pembangunan Kesehatan secara optimal diperlukan upaya penggalangan dan peningkatan kerjasama lintas sektor.
Lebih lanjut ia menyebut, untuk memelihara kerjasama lintas sektor perlu dilakukan upaya monitoring pelaksanaan kerjasama melalui suatu forum lokakarya mini yang diselenggarakan setiap tribulan yang disebut lokarya Mini Tribulan.
--page
"Tujuan Loka karya mini lintas sektor adalah menginformasikan dan mengindentifikasikan capaian hasil kegiatan tribulan sebelumnya. Makanya tadi kami menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Tribulan 2 Puskesmas Pasir Putih Tahun 2025," sebut Abdurrahman.
Ia menyebut denga kegiatan itu dapat membahas dan memecahkan masalah dan hambatan yang dihadapi oleh lintas sektor pada kegiatan tribulan sebelumnya, dan menganalisa serta memutuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dengan memasukan aspek umpan balik dari masyarakat dan sasaran program.
"Untuk tema dari lokakarya mini lintas sektor tribulan 2 tahun 2025 ini adalah Bersama Lintas Sektor, kita tingkatkan Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Wilayah Kerja Puskesmas Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, " tutupnya. (DEVIANA/Y)









