BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan dan pemberdayaan pelaku usaha kelapa sawit skala kecil dan menengah melalui peluncuran Katalog 100 Produk UKMK Kelapa Sawit edisi kedua.
Program ini meliputi dukungan pendanaan, pelatihan teknis, promosi, hingga pembukaan jejaring akses pembiayaan dan pasar bagi pelaku UKMK sawit.
Berbagai kegiatan seperti workshop pembuatan produk, pelatihan peningkatan kapasitas, dan promosi dalam berbagai ajang nasional dan internasional menjadi tulang punggung program ini. BPDP menilai bahwa penguatan jaringan, kualitas, dan daya saing produk sawit skala UKMK sangat penting dalam menciptakan dampak ekonomi yang merata, sekaligus memperkuat citra positif industri sawit.
Sejak 2023, jumlah pelaku UKMK yang berhasil dijangkau mengalami peningkatan signifikan: dari 547 pelaku pada 2023, menjadi 798 pada 2024. Hingga Mei 2025, angka capaian promosi telah menyentuh 532 pelaku. Dari basis data inilah kemudian dipilih pelaku-pelaku terpilih yang mendapat pembinaan intensif, dan produknya ditampilkan dalam katalog edisi terbaru ini.
Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurachman, dalam sambutannya menegaskan bahwa BPDP tidak hanya mendorong produksi, namun juga mengakselerasi inovasi produk turunan dan limbah sawit yang ramah lingkungan.
“Sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, kami ingin menciptakan UKMK sawit yang mandiri dan berdaya saing global,” ujar Eddy dalam rilisnya pada Kamis, 26 Juni 2025.
Eddy berharap Katalog 100 Produk UKMK Sawit tidak hanya menjadi referensi transaksi, tetapi juga inspirasi bagi kolaborasi lintas sektor, baik UMKM, koperasi, petani, maupun investor dan pemerintah, untuk mengembangkan potensi sawit skala kecil. Ia menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antar pemangku kepentingan dalam menjaga kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional.
Peluncuran katalog yang berlangsung di Auditorium Komplek KKP, Jakarta, turut dihadiri oleh Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachmat, dan Direktur Keuangan BPDP sekaligus Plt Direktur Hukum dan Kerja Sama, Zaid Burhan Ibrahim. Sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah, asosiasi, pelaku UKMK, hingga media turut menyaksikan momen penting ini. (TESTI PRISCILLA/H)









