BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melaksanakan rapat konsolidasi persiapan launching program Tambun Bungai yang dilaksanakan di aula Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Selasa, 15 Juli 2025.
"Hari ini kami telah melaksanakan rapat konsolidasi internal sebagai bagian dari pra launching Program Tambun Bungai," kata Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, Selasa, 15 Juli 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Jaya menyampaikan sejumlah arahan kepada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Program Tambun Bungai yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan.
Kemudian, peserta yakni Kepala OPD atau yang mewakilinya juga memberikan saran dan masukan terkait program tersebut untuk menyempurnakan Program Tambun Bungai.
Sementara itu, Plt Asisten II Setda Gunung Mas Baryen menjelaskan bahwa rapat konsolidasi hari ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dan mensinkronisasi program.
--page
"Rapat konsolidasi internal bagian dari pra launching Program Tambun Bungai sehingga seluruh OPD yang ada di Kabupaten Gunung Mas memiliki kesamaan visi dan sinkronisasi program prioritas yang harus tercantum dalam renstra OPD," kata Baryen.
Sinkronisasi program ini penting, kata Baryen, karena program Bupati dan Wakil Bupati ini kongkritnya dilaksanakan oleh OPD di lingkup Pemkab Gunung Mas.
Dijelaskan, saat rapat tadi terjadi diskusi untuk menyempurnakan Program Tambun Bungai sebelum akhirnya launching yang rencananya akan dilaksanakan 28 Juli 2025.
"Setelahnya, ini akan difinalisasi oleh tim teknis perencana, sebelum tanggal 28 Juli 2025 rencananya akan kita launching sehingga saat itu seluruh program Tambun Bungai sudah terkonfirmasi," jelasnya.
Sehingga setelah itu, seluruh OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Gunung Mas ketika merealisasikan di lapangan tidak ada perbedaan visi.
Dijelaskan, launching Program Tambun Bungai ini penting agar masyarakat tahu apa program prioritas Pemkab Gunung Mas dan apa hak-hak masyarakat.
--page
"Launching Program Tambun Bungai rencananya dilaksanakan secara simbolis di seluruh OPD namun secara bertahap akan dilaksanakan di seluruh sektor, misalnya launching di sekolah, puskesmas dan lainnya," tukas Baryen. (RISKA YULYANA/Y)









