PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Realisasi belanja pemerintah di Kalimantan Tengah pada triwulan II-2025 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya. Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyampaikan bahwa belanja yang bersumber dari dana APBD dan APBN mengalami kenaikan sebesar 62,65 persen secara kuartalan (quarter-to-quarter/q-to-q) dibandingkan triwulan I-2025.

Menurut Agnes, lonjakan belanja ini mencerminkan akselerasi pelaksanaan program pemerintah daerah dan pusat yang mulai intensif di pertengahan tahun.

“Kenaikan ini menunjukkan bahwa kegiatan pembangunan dan pelayanan publik mulai bergerak lebih cepat, terutama proyek-proyek fisik dan sosial yang sempat tertunda di awal tahun,” ujarnya pada Selasa, 12 Agustus 2025.

Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, realisasi belanja pemerintah justru mengalami penurunan. Secara tahunan (year-on-year/y-o-y), belanja triwulan II-2025 tercatat turun sebesar 11,31 persen dibandingkan triwulan II-2024. Penurunan ini, menurut Agnes, perlu dicermati sebagai sinyal perlambatan atau penyesuaian anggaran.

“Penurunan secara tahunan bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti efisiensi anggaran, perubahan prioritas belanja, atau keterlambatan penyaluran dana dari pusat,” jelas Agnes.

Ia menambahkan bahwa analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami dinamika belanja pemerintah secara menyeluruh.

Agnes juga menekankan pentingnya konsistensi dan efektivitas dalam pelaksanaan anggaran, agar belanja pemerintah benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Belanja yang tinggi belum tentu efektif jika tidak diarahkan pada sektor-sektor strategis,” katanya.

Dengan tren yang beragam ini, BPS Kalimantan Tengah akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan belanja pemerintah sebagai salah satu indikator penting dalam menilai kinerja ekonomi daerah. Agnes berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus ditingkatkan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/y)